Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi hujan ekstrem yang diperkirakan melanda Jakarta hingga Jumat (23/1). Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh jajaran untuk turun langsung ke lapangan dan membantu masyarakat yang terdampak kondisi cuaca tersebut. Arahan ini sejalan dengan penekanan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.
Dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta. Kondisi tersebut memicu genangan di sejumlah ruas jalan utama dan berdampak pada kelancaran arus kendaraan. Kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan, terutama pada jam sibuk. Menyikapi situasi ini, Kakorlantas menegaskan bahwa peran Polantas tidak terbatas pada pengaturan lalu lintas semata, melainkan juga sebagai pihak yang hadir memberi pertolongan langsung.
Irjen Agus meminta personel Polantas untuk bersiaga di titik-titik rawan banjir. Ia menekankan pentingnya kehadiran aparat sebagai penolong bagi warga yang mengalami kendala di jalan, seperti kendaraan mogok atau terjebak genangan. “Petugas harus hadir dan membantu masyarakat dengan ikhlas. Ini adalah bentuk nyata pelayanan kepada publik,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Lebih lanjut, ia menilai dedikasi personel di lapangan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Menurutnya, setiap anggota Polantas yang bertugas merupakan representasi institusi. Oleh karena itu, sikap proaktif dan empati dalam kondisi darurat dinilai krusial, terutama saat cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut.
Selain memberikan instruksi operasional, Kakorlantas juga menyampaikan apresiasi kepada petugas yang tetap menjalankan tugas di tengah hujan lebat. Ia menyebut dedikasi tersebut mencerminkan semangat “Pahlawan Keselamatan” yang diharapkan terus terjaga. Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan perlengkapan keselamatan secara tepat agar personel tetap terlindungi selama bertugas.
Tak hanya kepada jajaran internal, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat. Warga diminta untuk tetap waspada, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari jalur yang telah dilaporkan tergenang air. Langkah ini dinilai perlu untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memperlancar upaya penanganan di lapangan.
Dengan koordinasi yang diperkuat dan kesiapsiagaan penuh, Polantas diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat Jakarta di tengah tantangan cuaca ekstrem.