Jakarta — Kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 kembali mendapatkan apresiasi dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rano Alfath, menilai pengamanan yang dilakukan berjalan efektif, sehingga mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan terkendali.
Rano Alfath menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, beserta seluruh jajaran yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026. Ia menekankan bahwa kerja keras aparat di lapangan menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.
Menurutnya, momentum mudik merupakan salah satu tradisi penting bagi masyarakat Indonesia. Pada periode ini, jutaan warga melakukan perjalanan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Oleh karena itu, kelancaran dan keamanan perjalanan menjadi kebutuhan utama yang harus dipenuhi.
Rano menilai bahwa pelaksanaan pengamanan tahun ini mampu menjawab kebutuhan tersebut. Ia menyebut bahwa perjalanan masyarakat terasa lebih tertib dan aman, sehingga tujuan utama mudik dapat tercapai. Kondisi ini dinilai sejalan dengan semangat yang diusung dalam penyelenggaraan mudik tahun ini, yaitu menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, ia juga menyoroti keberhasilan Polri dalam mengelola lalu lintas di tengah peningkatan volume kendaraan. Tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik menyebabkan lonjakan pergerakan kendaraan di berbagai jalur utama. Namun demikian, kondisi tersebut dapat diantisipasi dengan baik melalui penerapan berbagai strategi pengaturan lalu lintas.
Berbagai skema rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan. Langkah tersebut dinilai efektif dalam menjaga arus tetap bergerak dan mencegah terjadinya kemacetan panjang. Rano menilai bahwa kebijakan yang diambil menunjukkan adanya perencanaan yang matang serta kemampuan adaptasi terhadap situasi di lapangan.
Ia juga menyoroti capaian di bidang keselamatan lalu lintas. Berdasarkan data yang tersedia, angka kecelakaan selama periode mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 5,31 persen. Sementara itu, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan juga menurun hingga 30,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Rano, penurunan tersebut bukan sekadar angka statistik. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan efektivitas langkah-langkah pengamanan yang diterapkan. Selain itu, hal ini juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Di sisi lain, Rano mengapresiasi pendekatan humanis yang diterapkan oleh aparat kepolisian di lapangan. Ia menilai bahwa sikap yang mengedepankan pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat memberikan dampak positif terhadap kenyamanan perjalanan. Kehadiran petugas yang responsif dinilai mampu membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi selama perjalanan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dedikasi personel kepolisian patut diapresiasi. Dalam momen libur Lebaran, ketika sebagian besar masyarakat berkumpul bersama keluarga, aparat tetap menjalankan tugas untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Pengorbanan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rano berharap capaian positif yang diraih pada tahun ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Ia menilai bahwa keberhasilan pengamanan mudik Lebaran 2026 dapat menjadi acuan dalam penyelenggaraan operasi serupa di tahun-tahun berikutnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya aparat dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan serta kesadaran dalam berkendara menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi yang aman di jalan.
Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan pengelolaan arus mudik ke depan dapat berjalan lebih optimal. Rano menilai bahwa kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menghadapi tantangan mobilitas yang terus meningkat setiap tahunnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dinilai berhasil menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Apresiasi dari berbagai pihak, termasuk legislatif, menjadi indikator bahwa kinerja Polri dalam mengawal arus mudik dan balik tahun ini berjalan sesuai harapan.