Jakarta — Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 kembali menuai apresiasi dari kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPR RI, Martin Tumbelaka, menilai kinerja Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama seluruh jajaran menunjukkan hasil yang positif dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk pengakuan atas langkah-langkah strategis yang dilakukan aparat kepolisian dalam mengelola mobilitas masyarakat selama periode Idulfitri 1447 Hijriah. Menurut Martin, berbagai kebijakan yang diterapkan di lapangan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, bersama jajarannya dinilai berhasil menjalankan tugas pengamanan dengan baik. Martin menyebut kinerja tersebut sebagai capaian yang patut diapresiasi, mengingat kompleksitas tantangan yang dihadapi selama musim mudik.
Ia menyoroti penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebagai indikator utama keberhasilan operasi. Menurutnya, tren penurunan tersebut menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap keselamatan masyarakat. Selain itu, kondisi lalu lintas yang relatif terkendali juga menjadi bukti efektivitas pengelolaan arus kendaraan.
Martin berharap capaian tersebut dapat dipertahankan pada pelaksanaan operasi serupa di masa mendatang. Ia menilai konsistensi dalam menjaga kualitas pelayanan menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam pengalamannya selama melakukan perjalanan ke Bandung pada masa mudik, Martin mengaku melihat langsung kesiapsiagaan petugas di lapangan. Ia menyebut bahwa personel kepolisian tetap siaga di berbagai titik pengamanan, bahkan ketika sebagian besar masyarakat menikmati libur Lebaran.
Menurutnya, kehadiran petugas di jalan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan. Ia juga mengapresiasi sikap sigap aparat dalam membantu pengemudi yang membutuhkan bantuan selama perjalanan. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Martin menyoroti pengorbanan waktu yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Ia menilai bahwa dedikasi tersebut patut dihargai, mengingat petugas tetap menjalankan tugas di tengah momen kebersamaan dengan keluarga. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus mudik.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan anggota yang bertugas di lapangan. Menurutnya, perlindungan terhadap petugas harus menjadi perhatian, mengingat mereka bekerja dalam kondisi yang penuh risiko.
Sementara itu, Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan dalam kondisi terkendali. Ia menjelaskan bahwa tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan operasi, baik dari sisi keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Agus menambahkan bahwa meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas tetap dapat dikelola dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pengaturan lalu lintas yang diterapkan mampu mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
Dari sisi keselamatan, data menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara nasional. Tercatat penurunan sebesar 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, angka fatalitas korban meninggal dunia juga mengalami penurunan signifikan hingga 30,41 persen.
Capaian tersebut menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan Operasi Ketupat 2026. Penurunan angka kecelakaan tidak hanya mencerminkan efektivitas pengamanan, tetapi juga meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini juga dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengamanan tetap berjalan hingga seluruh rangkaian arus balik selesai.
Dalam konteks yang lebih luas, keberhasilan operasi ini menunjukkan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor pendukung dalam menciptakan kondisi yang aman dan tertib.
Ke depan, Martin berharap Polri dapat terus meningkatkan kualitas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai bahwa inovasi dalam pengelolaan lalu lintas serta kesiapan personel di lapangan perlu terus dikembangkan untuk menghadapi tantangan mobilitas yang semakin tinggi.
Dengan berbagai capaian tersebut, Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak hanya sukses dari sisi pengamanan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Apresiasi dari berbagai pihak diharapkan menjadi motivasi bagi aparat untuk terus meningkatkan kinerja di masa mendatang.