JAKARTA — Kerja reserse di berbagai daerah tidak melulu soal mengejar pelaku setelah kejadian. Sebagian besar justru dimulai jauh sebelum kejahatan terjadi, lewat kehadiran patroli yang membuat pelaku berpikir ulang sebelum bertindak. Dua peristiwa yang berlangsung di penghujung pekan ini memperlihatkan bagaimana kesigapan lapangan dan ketekunan penyidikan saling melengkapi.
Di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, tim Unit Reaksi Cepat (URC) melaksanakan patroli malam hari di sejumlah titik rawan gangguan keamanan. Petugas menyisir kawasan Jalan Jenderal Sudirman Aek Kanopan hingga jalur lintas Sumatera di Perkebunan Membang Muda, kemudian dilanjutkan pemeriksaan di sekitar stasiun pengisian bahan bakar Desa Simpang Marbau. Selama kegiatan berlangsung, petugas memeriksa sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat, sekaligus melakukan penggeledahan badan guna mengantisipasi peredaran senjata tajam maupun potensi kejahatan jalanan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan situasi di lapangan berjalan aman dan kondusif tanpa temuan indikasi tindak pidana. Kehadiran petugas yang konsisten di lokasi rawan menjadi bentuk pencegahan nyata, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, kerja penyidikan menunjukkan hasil serupa dari sisi berbeda. Tim Opsnal Satreskrim Polres Bima Kota berhasil mengamankan seorang pria berinisial KH atas dugaan penggelapan sepeda motor yang sebelumnya dipinjam dari korban dengan dalih untuk berkeliling kota. Kendaraan tersebut ternyata telah digadaikan pelaku kepada pihak lain, sebelum akhirnya ditelusuri dan diamankan petugas sebagai barang bukti.
Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Mochamad Fikri Dafa Alfarez menjelaskan bahwa pengungkapan ini berjalan melalui penyelidikan bertahap, mulai dari laporan korban hingga penelusuran pihak penerima gadai. Kini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan untuk proses hukum lebih lanjut.
Dua peristiwa berbeda daerah ini menggambarkan pola kerja yang saling menguatkan, kehadiran preventif di lapangan dan ketelitian mengungkap perkara yang telah terjadi. Keduanya sama-sama bertumpu pada kecepatan membaca situasi dan komitmen menuntaskan setiap laporan masyarakat.
Semangat menjaga keamanan dari dua arah inilah yang menghidupkan #ReserseBekerja, memastikan masyarakat mendapat perlindungan baik sebelum maupun sesudah sebuah peristiwa terjadi.
Sumber: Tribratanews, Polres Labuhanbatu